Skip to main content

Terungkap! Mengapa Semakin Banyak Kaum Perempuan Berwajah Cantik?

Hari sabtu yang lalu, setelah saya bersama dua orang teman memberikan kuliah umum kepada adik-adik di kampus Biologi FMIPA Universitas Sumatera Utara, kami ngobrol-ngobrol di kantin. Salah satu topik yang kami obrolkan adalah mengenai perempuan.

Saya memulai obrolah dengan mengajukan pertanyaan, mengapa perempuan berwajah cantik semakin banyak? Pertanyaan ini saya ajukan karena melihat mahasiswi di kampus ketika itu, secara perasaan semakin banyak yang cantik dibandingkan sekitar tahun 1996 yang lalu.

Ternyata pendapat saya tersebut mereka setujui, bahkan salah satu teman tersebut menghitung-hitung jumlah perempuan yang berwajah cantik di setiap angkatan jurusan kami, dan kami sepakat bahwa memang iya, jumlahnya cenderung meningkat seiring pertambahan angkatan.

Kami juga sepakat bahwa kecantikan perempuan itu sebenarnya tidak relatif, karena ada parameter-parameter logis yang bisa digunakan untuk mengukur tingkat kecantikan dan kegantengan seseorang. Misalnya kesimetrisan dan keseimbangan jarak antara komponen-komponen wajah beserta ukurannya.

Saya tidak puas hanya dengan modal pengamatan kami saja karena cenderung subjektif. Setelah saya menelusuri perpustakaan dunia, ternyata memang ada beberapa penelitian ilmiah yang sesuai dengan pendapat kami. Salah satunya adalah penelitian yang dilakukan oleh psikolog Satoshi Kanazawa. Dari hasil penelitiannya mengenai hal ini, salah satu simpulan umumnya adalah perempuan yang cantik semakin banyak dan laki-laki ganteng cenderung menurun.

Kami pun mendiskusikan argumen untuk menjelaskan fakta tersebut. Diantaranya adalah dampak dari kemajuan dan perkembangan ilmu kesehatan, melalui program-program yang mencegah berbagai jenis penyakit dan komsumsi nutrisi berkualitas yang secara umum semakin baik. Kemudian, batas-batas jarak geografis yang semakin sempit akibat dari kemajuan transportasi global dan teknologi komunikasi antar sosial budaya yang tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu. Sehingga memperbesar peluang terjadinya perkimpoian antar ras yang cenderung menghasilkan ras dengan wajah yang lebih unik dan lebih cantik.

Selain kedua argumen yang kami hasilkan di atas. Saya juga mengajukan suatu argumen dari sudut pandang biologi evolusi. Dari sudut pandang biologi evolusi, dengan asumsi tujuan evolusi yang dikendalikan oleh kekuatan “alam” untuk mempertahankan spesies (survive), yang dilakukan dengan cara memperbanyak jumlah individu, melalui mekanisme penciptaan kondisi genetis yang membuat lahirnya jenis kelamin perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Setelah itu evolusi menciptakan kondisi yang memperbesar peluang terjadinya reproduksi melalui mekanisme memperbanyak jumlah perempuan yang cantik yang secara natural lebih disukai oleh laki-laki.

Bagaimana menurut para pembaca? Masih banyak celah yang bisa didebatkan bukan?  

Penulis: Bapak Rahmat Agus Koto

Comments

Popular posts from this blog

Foto Perubahan Drastis Pos Perbatasan Indonesia Dan Negara Tetangga

Sebuah perbatasan menunjukkan kebanggaan dan wajah bangsa Indonesia. Jika dua tahun lalu kondisi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di sangat memprihatinkan, kini kondisinya sudah berubah. Jika banyak masyarakat berpikir bahwa citra pembangunan negara dilihat dari Ibu Kota, hal tersebut sepertinya tidak menjadi satu patokan baku bagi pemerintah saat ini gan. Hal ini dibuktikan dengan pembangunan pos perbatasan Indonesia dengan negara tetangga di berbagai wilayah. Pos yang dulu dirasa kurang layak untuk ditempatkan di pintu gerbang negara Indonesia kini disulap menjadi lebih besar dan megah. Berikut beberapa kondisi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia dulu dan sekarang yang dikumpulkan dari berbagai sumber. 1. Mota Ain Pos Lintas Batas Negara (PLBN) ini diresmikan oleh presiden Joko Widodo pada 28 Desember 2016. Arsitektur bangunan diadaptasi dari budaya yang ada pada masyarakat Belu, Timor Barat, yang berbatasan langsung dengan Timor Leste. Pembangunan akan kembali dilanjutkan hingga ...

Membongkar Keahlian Lauren "Wanita" Cantik yang Menipu Rizky

Lauren alias ahmad subandi dan Rizki budiansyah Kisah cinta mereka beberapa waktu lalu sempat membuat heboh serta menghiasi beberapa lini masa media nasional yang memang tak biasa terjadi dinegara kita. Rizki, seorang pria warga BTN Pinang Merah, Kalimantan Tengah memadu kasih dengan Lauren seorang warga Manis Mata, Kalimantan Barat. Sekilas memang tak ada yang salah dengan pasangan ini jika melihat tampilannya, namun petaka menghampiri keduanya saat Satpol PP setempat menghancurkan hubungan mereka yang sudah terjalin selama 8 bulan lamanya, disebuah hotel. Bagai tersambar petir disiang bolong, Rizky yang memiliki niat untuk mengakhiri pelabuhan cintanya ke Lauren seketika langsung runtuh, hatinya tercabik-cabik dan seketika membisu melihat pengakuan seseorang yang amat dicintainya. Kisah ini menjadi viral seantero nusantara karena keunikannya, bahkan menjadi pemberitaan media asing seperti yang terjadi dinegara tetangga kita Malaysia. Ya memang sih, Perawakan Lauren memang secara kas...

Gawat! 5 Tempat Gak Lazim Ini Ternyata Sering Dipakai Buat Indehoy

Tidak dipungkiri lagi kalau manusia mempunyai kebutuhan yang harus dipenuhi, salah satunya adalah kebutuhan biologis. Banyak alasan manusia harus memenuhi kebutuhan yang satu ini selain untuk urusan kesehatan. Sayangnya Pesatnya penggunaan internet membuat siapapun bebas mengakses situs-situs p***or***no yang bikin otak bebal dan dengkul kopong. BACA JUGA: 7 Meme Kocak Lauren dan Kekasihnya Rizki Budiansyah Banyak yang melakukannya ditempat-tempat yang jauh dari keramaian seperti rumah yang sedang kosong atau hotel. Sebagai warga negara yang baik dan beragama, tentunya kebutuhan biologis hanya boleh didapat setelah menikah. Setuju? Tapi mirisnya, bagi yang berduit cekak mereka biasa melakukannya ditempat-tempat yang gak lazim seperti kejadian dibawah ini: WC Masjid Sejatinya Masjid merupakan tempat yang dimanfaatkan untuk mengumpulkan pahala sebanyak mungkin. Tapi mirisnya, banyak pemberitaan yang menyebutkan terjadi beberapa peristiwa warga yang memergok pasangan bukan suami istri t...